Kegiatan


YKP mengkhususkan kegiatannya pada 2 hal yaitu penelitian dan advokasi dalam rangka mendorong proses amandemen UU Kesehatan:

PENELITIAN

Penelitian Penghentian Kehamilan Tak Diinginkan yang aman Berbasis Konseling

Penelitian ini dilakukan di 9 Kota Besar di Indonesia yaitu Medan, Batam, Jakarta, Bandung Yogjakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram dan Manado,  bekerjasama dengan klinik dan rumah sakit. Penelitian ini menemukan bahwa sebesar 87% klien yang datang untuk mendapatkan pelayanan penghentian kehamilan adalah berstatus menikah. Dari jumlah ini

66,5% adalah ibu rumah tangga. Sekitar 39% klien termasuk dalam kelompok unmet need dan 57,5% mengemukan alasannya psikososial.

Hasil penelitian ini digunakan sebagai bahan untuk melakukan advokasi dalam rangka merumuskan draft RUU Kesehatan. YKP aktif dalam berbagai diskusi yang diselenggarakan secara rutin dengan semua fraksi yang ada di Komisi VII DPR RI (Periode 1999-2004), yang pada akhirnya diperoleh  kesepakatan dari 9 fraksi yaitu :

  1. Fraksi Bulan dan Bintang
  2. Fraksi Kesatuan Bangsa Indonesia
  3. Fraksi Perserikatan Daulatul Ummah
  4. Fraksi PDI Perjuangan
  5. Fraksi Golongan Karya
  6. Fraksi Partai Persatuan Pembangunan
  7. Fraksi Kebangkitan Bangsa
  8. Fraksi Reformasi
  9. Fraksi TNI/POLRI

Kesepakatan 9 fraksi ini kemudian dijadikan draf amandemen UU Kesehatan inisiatif DPR. YKP juga bekerjasama dengan Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan dalam melakukan kajian-kajian kesehatan reproduksi. Hasil kajian ini dijadi sebuah buku yang berjudul Kumpulan Makalah dan Tanggapan Fraksi-fraksi DPR RI mengenai Perubahan Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, yang diluncurkan pada tahun 2004.

 

ADVOKASI

Program 1 Pemantauan Perkembangan Perubahan Undang-Undang Kesehatan

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KESPRO PENGAMBIL KEPUTUSAN DI TINGKAT LOKAL DAN NASIONAL

Perkembangan status Perubahan UU Kesehatan (UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan) :

  • Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU)
  • Mengadakan Dialog dan Diskusi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam rangka peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi.
  • Mengadakan diskusi dengan pemangku kepentingan melalui seminar dan dialog untuk menyusun rencana aksi.

Program 2 Promosi dan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Hak Reproduksi pada Kabupaten/Kota dengan Memperkenalkan Model Kesehatan Reproduksi Komprehensif

Kegiatan/Program

Kegiatan percontohan ini dibagi dalam 3 kegiatan utama, yaitu:

  1. Pelatihan Pendidik Sebaya
  2. Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan melalui peningkatan pengetahuan dan pelatihan keterampilan tenaga kesehatan (dokter, bidan dan dukun).
  3. Advokasi dilakukan terhadap penentu kebijakan dan semua pemangku kepentingan (stakeholder) agar memprioritaskan kesehatan perempuan serta dialokasikannya anggaran khusus.

Tujuan Umum:

Meningkatkan kualitas kesehatan perempuan khususnya kesehatan reproduksi komprehensif.

 

I.  PROYEK PERCONTOHAN DI KABUPATEN KEBUMEN – JAWA TENGAH

II. PROYEK PERCONTOHAN DI KABUPATEN KAMPAR – PROPINSI RIAU

III.PROYEK PERCONTOHAN DI KECAMATAN JAGAKARSA – JAKARTA SELATAN

 

Program 3 Menggalang Kekuatan Bersama

Program 4 Kerjasama dengan Media (cetak dan tulis) dalam melakukan Advokasi Kespro

Program 5 Pengembangan Institusi Kelembagaan

 

PENYEBARAN INFORMASI

YKP terus melakukan penyebaran informasi mengenai Hak-Hak dan Kesehatan Reproduksi Perempuan bagi masyarakat:, dalam bentuk buku, modul, laporan penelitian, jurnal, fact sheet dan material lainnya.

Seminar dan Lokakarya

Tahun 2005

  1. Diskusi dengan Dirjen Bina Kesmas Depkes RI (Jakarta, 23 Agustus 2005)
  2. Diskusi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan/ BPOM (Jakarta, 24 Agustus 2008)
  3. Diskusi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan/ KPP (Jakarta, 12 September 2005)
  4. The 3rd Asia Pacific Conference on Reproductive Health (Malaysia- Subang Jaya, 25-27 November 2005)
  5. Menghadiri  Rapat Dengar Pendapat Umum (Cibogo, 3 Desember 2005)
  6. Seminar Perempuan, Kesehatan dan Hak Reproduksi (Jakarta, 21 Desember 2005) Hotel Mahakam Jakarta
  7. Sharing hasil penelitian Pusat Litbang Hak-hak Kelompok Rentan Departemen Hukum dan HAM RI (Jakarta, 23 Desember 2005)

Tahun 2006

  1. Pertemuan dengan Para Pakar Agama Islam dalam Menyikapi RUU Kesehatan dan Fatwa MUI tentang Aborsi. (Jakarta, 17 Januari 2006)
  2. Rapat Dengan Pendapat Umum/ RDPU (Jakarta, 13 Februari 2006)
  3. Peluncuran Buku Monitoring ICPD + 10 (Jakarta, 23 Februari 2006)
    Hasil rangkuman tersebut disosialisasikan oleh YKP kepada masyarakat yang terdiri dari aktivis LSM, pemerintah, donor, akademisi dan lain-lain pada tanggal 23 Februari 2006 di Jakarta. Hasil pertemuan tersebut juga membuat sebuah Rencana Aksi untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dalam mendapatkan hak-hak kesehatan reproduksinya.
  4. Audiensi ke Menteri Kesehatan - Jakarta 20 Maret 2006
    YKP bersama IRRMA dan disponsori oleh ARROW (Asian Pacific Resource and Research Center for Women) melakukan audiensi ke Menteri Kesehatan RI, dr. Siti Fadillah Supari di Departemen Kesehatan, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Departemen Hukum dan HAM  dengan tujuan memaparkan hasil penelitian yang dilakukan oleh masing-masing FPG. Pada umumnya semua pihak yang dikunjungi menyambut baik hasil penelitian tersebut dan mendorong anggota IRRMA untuk terus melakukan penelitian di tingkat akar rumput yang sampai saat ini justru tidak tersentuh oleh Departemen Kesehatan maupun Dinas Kesehatan di daerah.
  5. Rapat Dengar Pendapat Umum  (RDPU) – Jakarta 20 Maret 2006
    YKP dan IRRMA serta aktivis-aktivis lainnya yang berada di Jakarta kembali diterima oleh Komisi IX DPR RI dan dalam kesempatan ini masing-masing FPG mempresentasikan hasil penelitiannya dan memberikan masukan-masukan konkrit, khususnya agar dapat ditampung dalam RUU Kesehatan.
  6. Seminar Nasional : Kesehatan Reproduksi (Jakarta, 21 Maret 2006)
    Bagi masyarakat luas sebuah seminar nasional Kesehatan Reproduksi diselenggarakan pada 21 Maret 2006 di Hotel Gran Kemang. Para pembicara adalah juga FPG yang melakukan penelitian di wilayah masing-masing. Seminar ini dihadiri oleh aktivis LSM, akademisi, organisasi profesi, pemerintah, anggota parlemen, media dan mahasiswa.
  7. Menyusun Rencana Strategis YKP 2005-2008 (Jakarta, 28-29 April 2006)
    Dalam rangka menyusun rencana kerja program YKP 2005-2008, YKP mengadakan konsinyering
  8. Rapat Dengar Pendapat Umum/ RDPU (Jakarta, 15 Mei 2006)
    Komisi IX DPR RI mengundang perwakilan dari Kelompok Kerja Advokasi Kesehatan Jiwa untuk memberikan masukan mengenai bagian Kesehatan Jiwa yang terdapat dalam RUU Kesehatan.
  9. Seminar : Tantangan Menyelamatkan Generasi Mendatang Dalam rangka Menyambut Hari Ulang Tahun YKP ke 5 (Jakarta, 19 Juni 2006)
  10. Pelatihan : Rights and Reforms Training Workshop (Jakarta 18-20 Agustus 2006)
  11. Pertemuan Evaluasi IRRMA (4-5 Desember 2006)
    Pertemuan diadakan pada tanggal 4-5 Desember 2006 di hotel Gran Kemang Jakarta

 

Tahun 2007

  1. Pertemuan Forum Kesehatan Perempuan (Jakarta, 2 Februari 2007)
  2. Pertemuan dengan Direktur Jendral Bina Kesehatan Masyarakat Depkes RI (Jakarta, 24 Januari dan 13 Februari 2007)
  3. Dialog Publik : Mengkritisi RUU Kesehatan (Jakarta, 3 Mei 2007)
  4. Dialog Tokoh Agama (Jakarta, 23 oktober 2007) Hotel Gran Kemang Jakarta
  5. The 4th Asia Pacific Conference on Reproductive Health (India- Hyderabad, 28-30 Oktober 2007)
  6. Seminar Sunat Anak Perempuan (Bangkinang, 21 November 2007)
  7. Press Conference  tentang Penurunan  Kualitas Kesehatan Ibu akibat keterpurukan ekonomi. (Jakarta, 19 Desember 2007)

 

Tahun 2008

Kegiatan YKP pada tahun 2008 diawali dengan :

  1. Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Jurnalis dalam Kesehatan Reproduksi (Jakarta, 15-16 Februari 2008)
  2. Sosialisasi Concluding Comment CEDAW (Pontianak, 19 Februari 2008)
  3. Pertemuan Pengenalan dan Pemahaman Kesehatan Reproduksi dalam Islam (Jakarta, 2 April 2008)
  4. Pertemuan dengan Direktur Kesehatan Ibu Departemen Kesehatan RI (Jakarta, 10 April 2008)
  5. Pelatihan Islam dan Jender (Jakarta, 18-19 April 2008)
  6. Pertemuan Rencana Kegiatan ICPD + 15 (Kuala Lumpur, 22-25 April 2008)